Jumat, 31 Agustus 2012

Gali Terus

Dijamin tiap tahun akan terus ada galian. Ntah untuk data/suara, pun juga untuk air.

Bila timbunan tanah mantap tak lah mengapa. Tapi, ini...

Lokasi, sepanjang jalan Lebe Kader, Takengon.

Rabu, 29 Agustus 2012

Taman Kota, (Akan) Adakah?

Simak rasa malu mahasiswa saat sadar akan bergunanya sebuah taman di kota. Konon lagi, kotanya merupakan kota yang masih bisa menawarkan kesegaran dan keindahan yang susah diraih di daerah lain


http://aceh.tribunnews.com/2011/11/17/taman-kota-takengon-where-are-you

Taman Kota Takengon, Where Are You?
Kamis, 17 November 2011 10:05 WIB

ADA di mana taman bermain kota Takengon?, pertanyaan seperti ini kerap kali ditanyakan masyarakat khususnya pada kalangan remaja. Kenapa tidak? pasalnya kota ini tidak memiliki fasilitas publik yang mendukung untuk hiburan dapat dinikmati bersama.

Padahal kita ketahui bersama bahwa keberadaan taman kota dapat memperindah tata dataran tinggi gayo ini. Tidak hanya itu saja taman kota menjadi salah satu penyeimbang lingkungan, sebagai paru-paru kota, tempat bermain anak, wisata gratis, sebagai tempat pembelajaran luar ruangan, dan masih banyak hal positif lainnya. Hal itu semua sangat lah penting bagi kehidupan kita semua.

Terkadang saya sulit menjawab pertanyaan dari teman-teman luar daerah yang datang berkunjung ke kota kecil ini. Mereka bertanya, di mana taman tempat anak-anak muda ngongkrong?, saya pun bingung menjawab pertanyaan mereka. Tapi ya mau bagaimana lagi ini lah kota kelahiran saya.

Ingin rasanya melihat taman kota di kota penghasil kopi ini. Saya harapkan kepada Pemkab Aceh Tengah, agar dapat memperhitungkannya demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Syahri afrizal
Mahasiswa ilmu komunikasi Fisip Unsyiah

Kawasan Tertip Lalu Lintas

Ingin tertib, namun tak tertib di bahasa.
Lokasi foto di depan pembuat palang ini.
Depan Polres Aceh Tengah, Jl. Yos Sudarso

Namun paling tidak, semuanya faham. :)
Tentu saja, mau menjalani.

Terima kasih Polres Aceh Tengah!

Selasa, 28 Agustus 2012

Bagi PNS Bener Meriah Beli Tanah Kosong Yang Terlantar

Saat Apel Bersama, Senin 27 Augustus 2012 lalu, selain memberikan selamat kepada Fajrika, siswa SMAN 3 Timang Gajah, setelah sukses mengemban tugas sebagai pembawa bendera pusaka saat upacara bendera 17 Agustus di Istana Negara (http://tinyurl.com/9gfq5q8), Bupati Bener Meriah juga memberikan arahan mengenai lahan terlantar di Bener Meriah.

" Saat kemarin mendampingi Pangdam Iskandar Muda, kita banyak melihat lahan hutan yang telah ditebang dan ditelantarkan. Ini sayang sekali, karena secara jangka panjang dapat menyebabkan banjir bandang, seperti saudara kita yang mengalaminya di Aceh Tenggara."

Sembari canda, Bupati menganjurkan kepada semua peserta Apel Bersama untuk membeli tanah tersebut agar bisa dimanfaatkan.

Moral: Mantap bila masih ada Bupati yang mau memikirkan lestari hutan di Bener Meriah. Jadi tak terlena dengan hanya cuaca dingin. Hutan lestari, kopi akan subur dan mikro iklimnya tetap terjaga. Akhirnya masyarakat juga yang meningkat kesejahteraannya.

Hayo, Pak Bupati dan Pak Wabup. Bertindak cerdas lah bagi Bener Meriah.

Senin, 27 Agustus 2012

Jumlah Pegawai Bener Meriah Yang Tergendut Di Dunia

Begitu ungkapan Bupati Bener Meriah saat memimpin Apel Bersama di jajaran Pemkab Bener Meriah.

Perbandingan 1 pegawai untuk 20 orang. Jumlah semuanya sekitar 7000 pegawai. Termasuk pns, honorer, bakti, kontrak, guru tidak tetap, dan lain-lain. Padahal normalnya Perbandingan Pegawai dengan masyarakat 1:200.

Ke depan diharapkan ini bisa dirasionalisasi oleh Pemkab.

Minggu, 26 Agustus 2012